Reaktivasi Sumur Minyak Tua Daerah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Blora Part 2

Mar 1, 2015 by

Pengeboran sumur minyak atas ( kedalaman kurang dari 1000 meter )Sumur minyak tua produksi pada jaman penjajahan Belanda di Indonesia memiliki kedalaman kurang dari 1000 meter dan memiliki casing beraneka ragam ukurannya . Setelah Belanda kalah perang sumur minyak tersebut ditinggal begitu saja sehingga oleh rakyat Indonesia dan Tentara Indonesia di tutup dengan dimasukin bermacam barang yg ditemukan di area sumur dan ada juga yang di timbun batu dan di semen supaya tidak ditemukan oleh Jepang. Sekarang ini sumur minyak tua mulai dibuka lagi untuk di produksi kembali , sehingga dalam reaktivasi sumur minyak tua memiliki berberapa tahap =

Pertama kali kita mencari masyarakat pemilik lokasi  sumur minyak tua melalui KUD ataupun BUMD jika sudah ada kalau belum ada kita menemui masyarakat pemilik lokasi secara langsung . Team ataupun perusahaan kita bersama masyarakat mencari titik koordinat dimana sumur itu berada dengan menggunakan Peta peninggalan jaman Belanda dan menggunakan berbagai referensi yang dimiliki PT.PERTAMINA. setelah ketemu titik dan casing maka di tanda dengan menggunakan GPS menentukan koordinat yang nyata. Titik Sumur berada diwilayah tanah yang bersertifikat milik masyarakat maupun milik PERHUTANI. Maka kita wajib bekerja sama dengan penduduk setempat yang memiliki lokasi tersebut. Biasanya tiap titik sumur minyak tua di miliki satu kelompok penambang ( yang terdiri dari satu orang maupun lebih ) yang terdaftar dalam keanggotaan KUD atau pun BUMD yang bergerak dalam pengelolaan sumur minyak tua. Setelah kita menemukan semua titik sumur minyak tua ( dalam satu lokasi biasanya terdapat lima atau lebih sumur minyak tua tinggalan Belanda ), kita mengadakan penelitiana awal dengan menganalisa berbagai sumber yaitu menggunakan daftar produksi jaman Belanda, menggunakan pencitraan satelit untuk melihat kandungan minyak bumi dalam reservoir yang ada  secara umum di lokasi yang akan kita kerjakan, menggunakan cerita rakyat setempat mengenai sejarah produksi dan segala isi sumur minyak tua ( cerita sejarah sumur minyak tua ada di dalam Part 1 ) .  Jika belum terbentuk KUD ataupun BUMD maka kita berkewajiban membentuk sistem berupa KUD ataupun BUMD yang telah disepakati dengan pemerintah Kabupaten dimana lokasi kita berada.  Dalam mengelola Minyak dan Gas Bumi tetap menggunakan jalur politik yang berkuasa karena minyak dan gas bumi merupakan sumber fital negara yang menguasai kesejahteraan hidup seluruh rakyat Indonesia ( sudah rahasia umum dan jalur yang harus dilalui setiap mengusahakan MIGAS dan tambang yang ada di Insonesia ). Mengajukan ijin pengerjaan beberapa titik sumur melalui KUD atau BUMD yang memiliki ijin pengelolaan sumur minyak tua  ke KKKS Minyak dan Gas Bumi ( pertamina , exxon, cevron ) dimana lokasi berada.  Serta mengadakan perjanjian dengan KUD ataupun BUMD.

Setelah ijin keluar dari Pertamina dan BP MIGAS kita lanjutkan pembersihan lokasi. Lokasi Sumur minyak tua  terdapat pohon besar maupun kecil ingin dibersihkan supaya tidak mengganggu pengerjaan maka kita lihat lokasinya masuk wilayah Perhutani atau tanah sertifikat masyarakat.  Jika milik PERHUTANI maka kita mengajukan ijin penebangan dan bersihan lokasi. Walaupun lokasi masuk wilayah pertambangan karena sudah lama tidak dikelola dan dilokasi terdapat beberapa pohon  maka secara norma yang ada mohon ijin pemilik pohon.  Pengerjaan persiapan lokasi antara lain menanam casing atas jika casing belum ada , membuat bak celler sumur minyak tua ( sebagai tempat pelindung supaya minyak tidak mencemari lingkungan dan sebagai pondasi pengeboran serta meletakan klem pelindung pengeboran ), membangun bak penampungan ( separator ) , pembangunan bak pengolahan limbah menampung lumpur pengeboran, membangun gudang penyimpanan alat dan rumah jaga, membuat pembuang gas jika sumur selesai di bersihkan dan  jika sumur tidak di produksi ( sebagai pengaman  gas buang ).

Tahap pembersihan atau pengeboran sumur minyak tua

Cara tradisional

Menyediakan tripod ( sebagai rik )  , truk , katrol , seling , dan alat pembersih sumur sesuai keadaan sumur minyak tua yang memiliki karakteristik  yang berbeda beda ( alat ada di dalam Parrt  1 ).

Setelah persiapan selesai tahap Pembersihan =

Sesuai analisa dan penelitian awal kita sudah mengenal medan sehingga alat pertama yang kita masukkan adalah stampel kayu lunak dengan cara menggunakan grafitasi bumi ( dijatuhkan kedalam sumur ) setelah mengenai objek stampel ditarik keluar dan dianalisa bentuk kotoran yang ada ( misal ada cap lingkaran kecil posisi di tengah ) , kemudian alat diganti menggunakan alat pembersih lain  berupa berpengait dijatuhkan ke dalam sumur kemudian diangkat dan dianalisa dilakukan berulang kali kadang alat pancing mengenai ikan ( pengotor ) jika lancar langsung ditarik keatas dan jika nyangkut kita usahakan melepasnya dengan memukul seling berulang ulang dan jika masih susah kita kunci dengan kencang sampai tegang seling maksimal ( ditunggu 24 jam ) kemudian diusahakan ditarik jika belum bisa kita menggunakan ilmu pengetahuan yang lain yaitu bantuan paranormal yang memiliki kemampuan melihat benda benda yang dimasukkan dari atas dan memiliki keahlian menarik ikan dalam sumur ( kita menggunakan tenaga paranormal karena kita mengusahakan dalam perut bumi dimana tiap alam memiliki aturan alam dan adat masing masing yang khusus )

Setelah kotoran atau ikan dapat diangkat kemudian dilakukan kembali penyetempelan dalam sumur dan dianalisa untuk menentukan alat pancing maupun linggis yang akan di gunakan. Jika kita mendapatkan gambaran stampel berupa ikan bulat berada di tengah bisa dimasukkan mulut buaya atau krompol mata banyak dimasukkan dengan gaya grafitasi  sehingga mengenai ikan kemudian ditarik .

Kegiatan ini dilakukan secara bertahap sampai menemukan sumur bersih dari kotoran.

Contoh ikan yang pernah ditarik =

hasil dari penyetempelan dalam sumur minyak tua diprediksi pecahan pipa besi

hasil dari penyetempelan dalam sumur minyak tua diprediksi pecahan pipa besi

pecahan pipa besi seperti bekas bagian pompa HPU

pecahan pipa besi seperti bekas bagian pompa HPU

pengotor yang berupa besi seperti bagian pada pompa HPU

pengotor yang berupa besi seperti bagian pada pompa HPU

seperti sambungan pipa besi besar ke kecil

seperti sambungan pipa besi besar ke kecil

seperti sambungan pipa besar ke kecil

seperti sambungan pipa besar ke kecil

berupa pecahan pipa besi

berupa pecahan pipa besi

 

Cara menggunakan mesin pengeboran dangkal kapasitas mesin diatas kedalaman 1500 meter

Menyiapkan rik dan Instalasi pendukung

rik penerangan lokasi pengeboran

Pengaman jika terjadi tekanan gas besar waktu pengeboran dan terjadi semburan kuat minyak dan gas dari dalam sumur.

Pengaman jika terjadi tekanan gas besar waktu pengeboran dan terjadi semburan kuat minyak dan gas dari dalam sumur.

pengecekan awal
Bak cairan untuk pengeboran

pompa yang berfungsi untuk mendistribusikan cairan  saat pengeboran

pompa yang berfungsi untuk mendistribusikan cairan saat pengeboran

stang bor

 

Proses Pembersihan

Membersihkan sumur prinsip kerjanya sama dengan cara tradisional. Pertama kita menganalisa keadaan sumur dengan menggunakan data yang sudah kita jelaskan pada tahap persiapan , kemudian kita melakukan pembersihan dengan cara di bor untuk mendapatkan minyak.

Tiap tahapan kedalaman kita analisa dengan mengunakan kekentalan lumpur , analisa  lumpur yang mengandung minyak bumi dan kita telah memiliki data porporasi tempat rembesan minyak di tiap kedalaman dan di cocokkan dengan hasil analisa pengeboran. Dalam pengeboran tiap tahap selalu di catat dalam buku pengerjaan pengeboran.

Dalam pengeboran membutuhkan bentonit , air asin yang kita kerjasama dengan Pertamina atau KKKS tempat kita kerjasama pengelolaan sumur minyak bumi tersebut. Dalam  tiap  pengeboran   biasanya membutuhkan air asin  sampai 2 000.000 liter untuk kedalaman sumur 800 meter ( guna air asin untuk mengangkat lumpur hasil pengeboran) tergantung kekotoran dan kedalam sumur .

Dalam bekerja kita selalu mengunkan standart keamanan yang telah ditentukan oleh perusahaan KKKS dan tenaga kerja kita juga memenuhi standar yang berlaku, tenaka kerja kita harus memiliki kemampuan dan keahlian dalam pengeboran minyak bumi dan dijamin dalam JAMSOSTEK. Penerangan harus standart dengan penerangan menara rik dan lingkungan sekitar tempat kerja. Kita beroperasi 24 jam.

 

 

 

 

Memasukkan mata bor

Memasukkan mata bor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

proses pengeboran

proses pengeboran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

pemasangan swivel

pemasangan swivel

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

pemasangan svivel 1

pemasangan svivel 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

masuk rangkaian tubing1

masuk rangkaian tubing1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sambung DP

sambung DP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

aduk bentonite

aduk bentonite

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tes mud pump

tes mud pump

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wells  service 1

wells service 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wells  service  2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wells  service  3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wells   service  4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

wells  service 5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah sumur bersih kemudian kita melakukan loging untuk menentukan titik porporasi casing sumur ( kita menggunakan perusahaan loging . Setelah didapat hasil loging kita mulai menyiapkan casing dengan lubang porporasi.

Jika kondisi casing  sumur minyak tua sebelum nya rusak maka kita harus mencabut dahulu casing yang lama atau kita lakukan pengeboran baru dengan lubang baru  dengan menarik garis sesuai analisa dan penelitian  team ahli .

Sumur minyak siap untuk dilakukan pengurasan kemudian kita mempersiapkan pengurasan tahap awal menggunakan teknologi tepat guna ( seperti cara tradisional ) menggunakan tenaga truk mercy atau hino yang di fungsikan satu putaran ban belakang yang berfungsi sebagai  penggulung seling ( tali kawat ). Pengurasan ini dilakukan berulang ulang sampai mendapatkan minyak mentah.

Setalah dilakukan pengurasan dan hasilnya sudah bersih maka untuk meneliti produksi minyak mentah kita tetap menggunakan teknologi tepat guna yaitu truk penggulung dan timba pipa yang telah dimodifikasi ( timba pipa yang telah di tali menggunakan seling dan di kaitkan pada katrol pada tripod yang dijatuhkan kedalam sumur dengan gaya grafitasi kemudian ditarik menggunakan truk penggulung seling ). Setelah diketahui kapasitas produksi dan kadar air yang ada dalam minyak mentah kita melakukan pemilihan pompa produksi yaitu ESP ( ) ataupun HPU ( ) sesuai keadaan sumur yang kita produksi. Menggunakan ESP jika sumur kita memiliki kandungan air asin lebih banyak daripada minyak mentah nya maka keadaan sumur minyak tidak akan mengalami kekuarangan cairan  ( kata lain cairan dalam sumur berlimpah ).  Menggunakan HPU jika kondisi kandungan cairan dalam sumur tidak stabil. Setelah melakukan pemilihan pompa kemudian kita meneliti dan menganalisa penempatan pompa dalm sumur ( menggunakan data loging atau bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi tepat guna yaitu dengan pipa timba yang dimodefikasi diberi kaca acrilik bening yang bahannya tahan terhadap minyak karena suhu di dalam sumur sangat tinggi. Setelah diketahui water cut atau kondisi optimal untuk meletakkan pompa misal sumur kedalam 790 meter dan kondisi optimal di kedalam 450 meter  maka pompa di tanam pada kedalam 450 meter tersebut.

Tahap Produksi

Menanam pompa ESP dan merakit instalasi pendukung seperti jenset , panel listrik untuk pompa , pemipaan dan penampungan berupa separator minyak mentah yang bisa berproduksi secara kontinyu sesuai kapasitas produksi minyak mentah tiap sumur minyak . Setelah produksi kita mengajukan penyetoran minyak mentak kepada kerja sama kita pada perusahaan yang memiliki ijin KKKS dimana lokasi kita berada. Pendistribusian minyak mentah ke KKKS bisa menggunakan truk tangki yang telah terjadwal sesuai pengajuan penjualan kepada pihak KKKS. Pembayaran minyak mentah dari KKKS biasanya tiap bulan melalui KUD atau BUMD dimana kita bernaung dengan mengunakan Invois .

Pompa tanam dalam sumur minyak di kedalaman 400 - 700 meter

Pompa tanam dalam sumur minyak di kedalaman 400 – 700 meter

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HPU ( pompa angguk )

HPU ( pompa angguk )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Indonesia adalah negara yang dianugerahi sumber mineral yang berlimpah , maka tiap rakyat Indonesia berhak untuk ikut serta dalam pengelolaan MIGAS tersebut dan mengawasi segala aspek mengenai produksi MIGAS maupun sumber daya alam lainnya demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Salam satu bangsa Indonesia

 

 

Related Posts

Tags

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *